Home
»
News
»
Kota Kupang
»
Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Kupang, 10 Februari 2025 Chris Widodo : Fokus Optimalisasi Anggaran dan Meritokrasi
PrakarsaNews.com. Beredar kabar di lingkungan Pemerintah Kota Kupang , Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Kupang Periode 2024 – 2029, dr. Christian Widodo – Serena C. Francis, S.Sos akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Februari 2025, oleh Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Kemungkinan kuat akan dilantik oleh pak Gubernur NTT. Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih terlebih dahulu dilantik Mendagri An Presiden pada Minggu Pertama Februari di Jakarta” ujar ASN Kota Kupang yang enggan disebutkan namanya.
Hingga diberitakan belum ada informasi resmi dari Pemerintah.
Terpisah, Walikota Kupang terpilih, dr. Christian Widodo dalam kesempatan temu Media, Sabtu 18/1 menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada optimalisasi anggaran melalui sikronisasi APBD 2025 dengan program prioritas paket Chris -Serena dimana Tim Transisi melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah dan Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Gerindra dan PSI untuk memastikan beberapa program prioritas dapat terealisasi di tahun pertama kepemimpinannya.
“Karena penetapan anggaran dilakukan sebelum pelantikan kami, optimalisasi program belum bisa maksimal. Namun, kami sudah menitipkan program-program prioritas melalui anggota DPRD dari partai kami, Gerindra dan PSI, yang memiliki delapan kursi di parlemen. Beberapa program seperti pengelolaan sampah akan mulai dijalankan. Perubahan anggaran tahun 2025 juga menjadi peluang untuk memasukkan lebih banyak program prioritas. Jika berjalan lancar, program tersebut akan dioptimalkan sepenuhnya pada tahun 2026,” jelas Christian.
Ketua Tim Transisi, Isidorus Lilidjawa, menambahkan bahwa meskipun siklus anggaran sudah ditetapkan, penyesuaian tetap dimungkinkan. “Kami sudah berdiskusi dengan OPD-OPD tentang program prioritas Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Program tersebut dapat disesuaikan dan dimasukkan ke dalam anggaran pembiayaan 2025, tentu dengan mempertimbangkan kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang,” ujarnya.
Tolak Mobil Dinas Baru dan terapkan Meritokrasi
Kesempatan tersebut juga terungkap bahwa Walikota dan Wakil Walikota Terpilih, secara resmi telah menyampaikan penolakan pembelian mobil dinas baru untuk mereka dan mengalokasikan anggaran pembelian mobil dinas baru untuk membiayai program prioritas
“Kami sepakat tetap menggunakan mobil dinas lama yang masih layak. Anggaran sebesar Rp1 miliar lebih yang sebelumnya dialokasikan untuk dua mobil dinas akan dialihkan ke program prioritas. Keputusan ini adalah hasil kesepakatan kami dengan Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Kupang,” kata dokter Christian.
Berkenaan dengan penataan birokrasi, Chris menegaskan komitmennya untuk membangun Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Kupang yang berprestasi dan berkualitas dengan menerapkan sistem meritokrasi sebagai prinsip utama dalam mengelola pemerintahan.
“Kepada teman-teman ASN pemerintah Kota Kupang, tidak perlu khawatir. Selama berprestasi, mereka akan tetap dipertahankan. Kita berpatokan pada kualitas, kapabilitas, dan kerja berbasis kinerja. Fokus kami adalah memastikan hanya yang benar-benar berprestasi dan memiliki kinerja baik yang akan terus mendukung pembangunan Kota Kupang,” . (AX)
Posted in Kota Kupang, Uncategorized