Mengawali tahun 2025 ini, banyak orang yang bertanya-tanya kapan tanggal rilis Nintendo Switch 2. Pasalnya, konsol yang satu ini disebut-sebut akan menghadirkan teknologi baru yang akan membuat permainan menjadi jauh lebih menarik.
Nintendo Switch pertama kali diluncurkan oleh perusahaan game video Nintendo pada 3 Maret 2017. Sejak dirilis pertama kali, konsol ini berhasil menarik perhatian banyak penggunanya.
Tak heran apabila perilisan seri kedua Nintendo Switch ini sudah dinantikan oleh para penggemarnya.
Mulanya, kabar terkait perilisan Nintendo Switch 2 ini muncul pada tahun 2024. Namun peluncuranya tertunda karena pihak Nintendo ingin memastikan beberapa hal sebelum dipasarkan secara resmi.
Beberapa alasan yang muncul adalah untuk mempersiapkan ketersediaan stok dapat mencukupi permintaan pasarnya, serta mempersiapkan third-party software yang lebih mumpuni pada perangkat ini.
Selain itu, Nintendo Switch 2 ingin dapat menghadirkan kemampuan ekosistem yang lebih matang, sehigga dapat memberi pengalaman bermain game yang lebih baik.
Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, sempat menyampaikan bahwa pengumuman resmi konsol ini akan dilakukan sebelum akhir tahun fiskal perusahaan, yakni pada 31 Maret 2025 mendatang.
Dikutip dari DigitalTrends, Minggu (5/1/2025), disebutkan bahwa Nintendo akan menggunakan teknologi Deep Learning Super Sampling (DLSS) dari Nvidia, atau FidelityFX Super Resolution (FSR) milik AMD.
Dengan adanya teknologi tersebut, konsol baru dari Nintendo ini akan mempunyai performa grafis yang tinggi tanpa membebani kapasitas penyimpanannya. Terutama pada game yang memiliki format 4K.
Pihak Nintendo juga sempat memberikan bocoran terkait fitur baru yang akan hadir dalam perangkat tersebut. Dilansir dari Engadget, pihaknya sempat mengonfirmasi terkait fitur backward compatibility yang akan disematkan dalam konsol terbaru ini.
Selain itu, konsol ini akan dibekali dengan layanan yang akan memudahkan pemain untuk dapat melanjutkan game mereka secara mulus. Apalagi, perpustakaan game NES, SNES, dan Game Boy juga disebut-sebut dapat diakses melalui konsol terbaru ini.
Pihaknya sengaja memanfaatkan Nintendo Account untuk menjalin koneksi yang berkelanjutan dengan para gamers, melalui konsol dari tiap generasi.
Tak cukup sampai di situ, konsol ini dikabarkan akan diperkuat dengan performa yang setara dengan PlayStation 4 Pro dalam mode docked. Sementara, pada mode handheld, performanya sedikit menurun mendekati PlayStation 4 standar.
Ada pula bocoran yang menyebutkan bahwa konsol ini akan memiliki layar yang lebih besar, yakni sekitar 8 inci, serta penggunaan Joy-Con (sistem magnetik) untuk mendapatkan koneksi yang lebih stabil. (Retna Kumalasari,GGWP)
Posted in Game