Home » Uncategorized » Mestinya Sastrawan Indonesia Sudah Meraih Nobel 40 Tahun Mendahului Korea

Home » Uncategorized » Mestinya Sastrawan Indonesia Sudah Meraih Nobel 40 Tahun Mendahului Korea

Mestinya   Sastrawan Indonesia  Sudah Meraih Nobel  40 Tahun Mendahului Korea

prakarsa
Rabu, 23 Juli 2025 | 08:11 WIB
prof

PrakarsaNews.com – Seoul . Hal tersebut diungkapkan Profesor DR. Koh Young Hun, ketua The Korea – Indonesia Centre, Universitas Hankuk, Seoul – Korea Selatan  saat menyampaikan  sambutan pada malam pentas puisi Indonesia  oleh tim Wisata Puisi  Rumah Senii As Nur, Kamis 3 Juli  2025 di Universitas  ternama Korea Selatan itu.

Pada tahun 1986, Sastrawan dan Penulis Indonesia, Pramoedya Anan Tatoer,  masuk menjadi salah satu finalis penerima penghargaan Nobel Sastra. Namun  atas campurtangan Pemerintah Indonesia  Pramoedya  berhasil dihalangi  dan penyair Afrika, Wolfka keluar sebagai peraih penghargaan Nobel Sastra tahun itu “Saya punya bukti lengkap bagaimana Pemerintah Indonesia  masa itu, menugaskan para diplomatnya  mencegahnya. Bila campurtangan ini tidak ada, saya yakin Sastrawan Indonesia itu  meraih penghargaan Nobel Sastra tahun 1986. Kalau ini terjadi maka  Indonesia sudah meraih Nobel Sastra 40 tahun lebih awal dari Korea Selatan.  Penulis Korea Selatan , Hanggang, menerima penghargaan Nobel Sastra  tahun 2024” ungkap Koh Young Hun.

Koh Young Hun mengakui telah menekuni dan meneliti karya sastra Indonesia sejak 40 tahun lalu melalui program Stimulan Indonesia dab meyakini bahwa  sastra Indonesia  merupakan sastra yang luar biasa tidak kalah dari sastra bangsa lain”

UNIVERSITAS Hankuk  merupakan universitas terkemuka Korea Selatan. Sastrawan besar Indonesia , NH Dini pada 2007, dan WS Rendra  pada 2008 pernah berceramah di sana   dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo , pernah memberi kuliah umum pada 2018. Hankuk Memiliki 70 lebih Program Studi, dan program studi  Melayu Indonesia ada pada rangking 9 diminati Mahasiswa. Tercatat 200 lebih Mahasiswa dari berbagai Program Studi , mengambil studi budaya dan sastra Melayu Indonesia sebagai program Mayor.

Pentas Puisi Indonesia di Hankuk University, menampilkan syair klasik melayu, baca puisi, visualisasi puisi dan lagu puisi serta peluncuran buku Antology puisi Bertemu SEOUL  karya 42 penulis puisi  dari beberapa  Kota di Indonesia.  Dari Kota Kupang, provinsi NTT ada   Mesra Pellondou  dan Amzal Xavier Messakh .Silahkan tonon vidionya.

Amzal Xaviaer  Messakh, Pemimpin  PrakarsaNews.com  menampilkan lagu puisi Tanah Air Mata , (Puisi Sutardji  Kalsoum Bahri ). Amzal juga menulis 4 puisi (Permulaan, Percintaan, Pertikaian dan Akhir)  dalam Antology  puisi, Bertemu SEOUL  . Wisata Puisi ke Seoul, Korea Selatan ini merupakan kegiatan spirit dan literasi puisi yang digagas dan dimanege oleh Rumah Seni ASNUR, pimpinan  Datuk Sri Asrizal  Nur   (AXM)

BERITA TERKAIT

TERPOPULER

TAG TERPOPULER

HEALTY

LIFESTYLE

OTOMOTIF

BERITA LAINNYA

Soal Polemik Laob Tumbesi, DPRD TTS Apresiasi Perjuangan Masyarakat Amanuban

PrakarsaNews.com. DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengapresiasi perjuangan Masyarakat…

Flobamora
Des
17
2024

Alami Obesitas, Komika Mo Sidik Turun 10 Kg Dalam 2 Bulan: Ini Daftar Pantangannya!

Viral Komika Mo Sidik ungkap cara turun berat badan 10…

Male
Jun
15
2024

Wakil Wali Kota terpilih Serena Francis bertemu Mendag Timor Leste

Wakil Wali Kota Kupang terpilih Serena Cosgrova Francis saat bertemu…

Makro
Jan
09
2025

Penjabat Walikota Kupang, Linus gantikan Fahrensi?

PrakarsaNews.com Tenda undangan lapangan upacara HUT kemerdekaan RI ke-79 tingkat…

Uncategorized
Agu
18
2024

Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho masuk daftar team of the week kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia

Jakarta-detik.com. Timnas Indonesia tampil mantap saat menjamu Arab Saudi dalam…

Arena
Nov
21
2024

Raffi Ahmad Batal Bangun Beach Club di Gunungkidul DIY

Baru-baru ini media sosial ramai petisi tentang penolakan pembangunan Beach…

Keuangan
Jun
15
2024